DENGAN KEGIATAN OUTBOUND MERANGSANG PERKEMBANGAN ANAK. TKIT AL- UMMAH – SUKABUMI DI BMC

??????????Kegiatan Outbound di Bumi Mandiri Center (BMC), tanggal 08 mei 2014 baru pertama diadakan ujar Bunda nuri sebagai ketua panitia. Imbuhnya lagi manfaat lainnya, outbound dapat mengasah kemampuan bersosialisasi bagi anak-anak, masa usia dini menjadi masa keemasan bagi proses tumbuh kembang seseorang ( golden age ). Pada masa ini penguasaan seluruh aspek perkembangan menjadi sesuatu yang vital yang akan mempengaruhi kehidupan seseorang nantinya. Beberapa aspek perkembangan yang perlu disinergikan dan dikembangkan secara terintegrasi pada anak usia dini ialah : 1.ASPEK PERKEMBANGAN KOGNIF Aspek perkembangan kognitif merupakan kemampuan seorang anak untuk secara aktif membangun sendiri pengetahuan mereka tentang dunia. Pada perkembangan ini anak beradaptasi dan menginterpretasikan objek-objek dan kejadian di sekitarnya. Perkembangan kognitif sendiri terjadi secara bertahap. tahap-tahap perkembangan kognitif manusia mulai dari usia anak-anak sampai dewasa; mulai dari proses-proses berpikir secara konkret sampai dengan yang lebih tinggi yaitu konsep-konsep abstrak dan logis. 2.ASPEK PERKEMBANGAN BAHASA Aspek perkembangan bahasa merupakan kemampuan seorang anak dalam berbahasa, yaitu dalam kemampuan berbicara, mengolah kata, dan lain-lain. Pada usia dini, anak memiliki daya penyerapan yang luar biasa dalam kemampuan berbahasa. 3.ASPEK PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL Pekembangan sosial emosional merupakan perkembangan dimana seorang anak belajar berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya dan belajar bagaimana mengekspresikan dan menyampaikan emosinya.Menurut Elizabeth Hurlock pada masa kanak-kanak pola perilaku yang terlihat adalah kerjasama, persaingan, kemurahan hati, hasrat akan penerimaan sosial, simpati, empat, ketergantungan, sikap ramah, sikap tidak mementingkan diri sendiri,meniru, perilaku kelekatan.Pada aspek ini, anak sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya, baik itu keluarga, sekolah, teman sebaya maupun lingkungan masyarakat. Jadi bukan hal yang mustahil tiap anak akan mengalami perkembangan sosial emosional yang berbeda, tergantung dengan siapa dan dimana ia berinteraksi. 4. ASPEK PERKEMBANGAN FISIK MOTORIK Aspek Perkembangan fisik motorik merupakan perkembangan pengendalian gerakan jasmaniah melalui kegiatan pusat syaraf, urat syaraf dan otot terkoordinasi (Hurlock: 1998). Motorik anak perlu dilatih agar dapat berkembang dengan baik. Perkembangan motorik anak berhubungan erat dengan kondisi fisik dan intelektual. Perkembangan ini terbagi menjadi dua jenis yaitu; a. Perkembangan motorik kasar, merupakan perkembangan gerak anak yang meliputi penggunaan otot-otot besar, dan sebagian atau seluruh anggota tubuh dalam melakukan gerakan. Seperti berlari, melompat, meloncat, melempar dan lain-lain. b. Perkembangan motorik halus, merupakan perkembangan gerak anak yang meliputi penggunaan otot-otot kecil dan sebagian anggota tubuh tertentu dalam melakukan gerakan. Kesemua aspek perkembangan tersebut tentu saja harus dapat dicapai oleh anak secara optimal. Namun tanpa pemilihan dan penggunaan sarana pembelajaran yang tepat masa keemasan seorang anak akan dilalui tanpa ada kemajuan yang berarti dan tanpa pencapaian yang diharapkan.

Posted on May 14, 2014, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: