MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK MELALUI OUTBOUND SD ISLAM TEKNOLOGI PASIM – SUKABUMI

Kegiatan Oneday Outbound dan agro, SD ISLAM TEKNOLOGI PASIM  – SUKABUMI yang dilaksanakan pada tanggal 19 maret 2015, di Bumi Mandiri Center Semua kegiatan dikemas oleh team dari Bumi Mandiri Center (BMC). Mulai dari kegiatan outbound, agro cultur diantaranya: praktek menumbuk padi dan menampinya, menanam bunga, menanam padi, membajak sawah dan di akhir kegiatan anak – anak memberanikan diri dengan ketangkasan tangan menangkap ikan di balong. Ujar ustad Deni ketua panitia penyelenggara.

DSCN6339 DSCN6349

Maka kegiatan ini sangat sinkron dalam membentuk krreativitas anak, dan mengarahkan potensi yang dimiliki anak yang perlu dikembangkan sejak usia dini. Setiap anak memiliki bakat kreatif dan ditinjau dari segi pendidikan, bakat kreatif dapat dikembangkan dan karena itu perlu dipupuk sejak dini. Bila bakat kreatif anak tidak dipupuk maka bakat tersebut tidak akan berkembang, bahkan menjadi bakat yang terpendam yang tidak dapat diwujudkan.

DSCN6374 DSCN6381
Melalui proses pembelajaran dengan kegiatan yang menyenangkan bagi anak-anak yaitu melalui kegiatan agro dan outbound, diharapkan dapat merangsang dan memupuk kreativitas anak sesuai dengan potensi yang dimilikinya untuk pengembangan diri sejak usia dini. Hal ini sejalan dengan apa yang dikemukakan oleh Mulyasa (2005: 164) bahwa: “Proses pembelajaran pada hakekatnya untuk mengembangkan aktivitas dan kreativitas peserta didik, melalui berbagai interaksi dan pengalaman belajar.

MENJALIN KERJASAMA DAN SOLIDARITAS DENGAN OUTBOUND DINAS KESEHATAN KOTA SUKABUMI DI BMC

Dinas kesehatan kota Sukabumi menggelar Fun outing Kegiatan ini diikuti sebanyak 65 Orang peserta dari staf dinas kesehatan, utusan tiap tiap puskesmas sekota Sukabumi, yang bertempat di Bumi Mandiri Center Sukabumi, Kamis (9/10/2014).

DSCN4300

Kegiatan yang dilaksanakan selama satu hari tersebut bertujuan untuk mengembangkan pola kepemimpinan (leadership), kebersamaan antar Staf dinas kesehatan dan staf puskesmas sekota sukabumi serta mengembangkan tim di alam terbuka. Sehingga diharapkan dalam kegiatan ini seluruh peserta dapat mengembangkan pola pikir dan mengembangkan sikap kerja sama kelompok, serta mendapatkan pengalaman yang baru.

DSCN4252

Pada kegiatan outbound ini seluruh peserta diberikan berbagai macam materi, baik dalam bentuk individu maupun dalam bentuk kelompok yang bersifat fun game. Dengan penuh antusias dan semangat tinggi, para peserta yang dibagi menjadi lima kelompok ini, senentiasa meneriakkan yel-yel sebagai penyemangat mereka.

DENGAN KEGIATAN OUTBOUND MERANGSANG PERKEMBANGAN ANAK. TKIT AL- UMMAH – SUKABUMI DI BMC

??????????Kegiatan Outbound di Bumi Mandiri Center (BMC), tanggal 08 mei 2014 baru pertama diadakan ujar Bunda nuri sebagai ketua panitia. Imbuhnya lagi manfaat lainnya, outbound dapat mengasah kemampuan bersosialisasi bagi anak-anak, masa usia dini menjadi masa keemasan bagi proses tumbuh kembang seseorang ( golden age ). Pada masa ini penguasaan seluruh aspek perkembangan menjadi sesuatu yang vital yang akan mempengaruhi kehidupan seseorang nantinya. Beberapa aspek perkembangan yang perlu disinergikan dan dikembangkan secara terintegrasi pada anak usia dini ialah : 1.ASPEK PERKEMBANGAN KOGNIF Aspek perkembangan kognitif merupakan kemampuan seorang anak untuk secara aktif membangun sendiri pengetahuan mereka tentang dunia. Pada perkembangan ini anak beradaptasi dan menginterpretasikan objek-objek dan kejadian di sekitarnya. Perkembangan kognitif sendiri terjadi secara bertahap. tahap-tahap perkembangan kognitif manusia mulai dari usia anak-anak sampai dewasa; mulai dari proses-proses berpikir secara konkret sampai dengan yang lebih tinggi yaitu konsep-konsep abstrak dan logis. 2.ASPEK PERKEMBANGAN BAHASA Aspek perkembangan bahasa merupakan kemampuan seorang anak dalam berbahasa, yaitu dalam kemampuan berbicara, mengolah kata, dan lain-lain. Pada usia dini, anak memiliki daya penyerapan yang luar biasa dalam kemampuan berbahasa. 3.ASPEK PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL Pekembangan sosial emosional merupakan perkembangan dimana seorang anak belajar berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya dan belajar bagaimana mengekspresikan dan menyampaikan emosinya.Menurut Elizabeth Hurlock pada masa kanak-kanak pola perilaku yang terlihat adalah kerjasama, persaingan, kemurahan hati, hasrat akan penerimaan sosial, simpati, empat, ketergantungan, sikap ramah, sikap tidak mementingkan diri sendiri,meniru, perilaku kelekatan.Pada aspek ini, anak sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya, baik itu keluarga, sekolah, teman sebaya maupun lingkungan masyarakat. Jadi bukan hal yang mustahil tiap anak akan mengalami perkembangan sosial emosional yang berbeda, tergantung dengan siapa dan dimana ia berinteraksi. 4. ASPEK PERKEMBANGAN FISIK MOTORIK Aspek Perkembangan fisik motorik merupakan perkembangan pengendalian gerakan jasmaniah melalui kegiatan pusat syaraf, urat syaraf dan otot terkoordinasi (Hurlock: 1998). Motorik anak perlu dilatih agar dapat berkembang dengan baik. Perkembangan motorik anak berhubungan erat dengan kondisi fisik dan intelektual. Perkembangan ini terbagi menjadi dua jenis yaitu; a. Perkembangan motorik kasar, merupakan perkembangan gerak anak yang meliputi penggunaan otot-otot besar, dan sebagian atau seluruh anggota tubuh dalam melakukan gerakan. Seperti berlari, melompat, meloncat, melempar dan lain-lain. b. Perkembangan motorik halus, merupakan perkembangan gerak anak yang meliputi penggunaan otot-otot kecil dan sebagian anggota tubuh tertentu dalam melakukan gerakan. Kesemua aspek perkembangan tersebut tentu saja harus dapat dicapai oleh anak secara optimal. Namun tanpa pemilihan dan penggunaan sarana pembelajaran yang tepat masa keemasan seorang anak akan dilalui tanpa ada kemajuan yang berarti dan tanpa pencapaian yang diharapkan.

FAMILY GATHERING PT. ADAPTIVE AUTOMATION SYSTEM

DSCN0839Family Gathering yang diadakan  PT. Adaptive Automation System, pada tanggal 29 – 31 maret 2019, bertujuan pentingnya pengembangan diri dan pengembangan tim dalam suatau perusahaan dalam membangun kekuatan fisik dan mental untuk memaksimalkan pelaksanaan pekerjaan, serta ajang berkumpul  seluruh karyawan bersama keluarganya. Selain bersilaturahmi, seluruh karyawan dan keluarga di ikut sertakan dalam kegiatan menarik, salah satunya adalah dengan kegiatan outbound dan agro

Beragam permainan di arena outbound seperti flying fox, Elvis Bridge dan Rakitrace serta bagi anak – anak di ajarkan menanam padi dan bajak sawah, tidak hanya mendekatkan anak-anak dengan alam tetapi juga dapat melatih ketangkasan dan keberanian anak. Beberapa permainan dapat dimodifikasi menjadi permainan beregu sehingga selain bersenang-senang, juga dapat membantu kekompakan bersama anggota keluarga.
??????????

Bumi Mandiri Center, sebuah tempat pelatihan Outbound dan agro  di  Sukabumi kawasan kaki gunung gede dan pangrango,  alamnya yang sejuk nan indah sangat refsentatif untuk acara familiy gathering Ujar ketua panita ibu Nita selain itu imbunya. Semua permainan tidak hanya khusus untuk anak-anak, tapi juga untuk dewasa. Dan memiliki beberapa fasilitas outbound, di sini aktivitas yang tersedia lebih banyak berkaitan dengan kegiatan agro maupun autboundnya, kegiatan agro seperti menumbuk padi, menampi beras, buat telur asin, membuat briket dan membuat anyaman dari bambu yaitu membuat kipas sate, kegiatan ini setidaknya membuka cakrawala berpikir anak, serta mengolah daya kreasi dan prestasi anak dimasa depan.

MENATA DIRI UNTUK KEBERSAMAAN DALAM OUTBOUND PT. YAKULT INDONESIA DI BMC

DSCN0854 - Copy

Kegiatan oneday outbound PT. Yakult Indonesia (bagian education), tanggal 30 Maret 2014.  Rehat sejenak melalui kegiatan outbound di Bumi Mandiri Center – Sukabumi, karena rutinitas kerja yang sangat padat, berpijak padahal tesebut sebagai solusinya, mengadakan kegiatan outbound Merupakan metode pembelajaran di luar ruangan atau di alam terbuka yang menekankan pada aspek kebersamaan dan keceriaan dan  merupakan upaya manajemen untuk menjalin kebersamaan dan kerja sama agar interaksi yang sinergis terjadi melalui berbagai proses kegiatan personal building (flying fox, elvis bridge dan monkey bridge) & team building (Rakit race, menara air, dan mouse trap) kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode yang bervariasi sehingga tidak menimbulkan kejenuhan.

Ujar ketua panita pelaksana Edi Susandi bagi para peserta outbound, perubahan suasana dari aktifitas rutin kantor ke aktifitas yang mengandung olah tubuh di alam terbuka merupakan sesuatu yang menyegarkan. Kesegaran ini dibutuhkan untuk mempersiapkan kondisi psikologis yang siap kembali berkarya dalam tugas sehari-harinya di tempat kerja.

Imbuhnya lagi, kemampuan dan kekuatan itu hanya akan diperoleh bila didalam perusahaan yang terjalin sistem kerjasama yang kuat antar dan inter semua komponen dalam mewujudkan tujuan sistem kerja yang baik semangat kerja yang tinggi dan mampu bekerjasama sehingga dapat memberikan hasil kerja yang maksimal.

 

TADABBUR ALAM SD ISLAM CIKAL HARAPAN BSD 1 TANGERANG

  • ??????????Puji syukur ke hadirat Allah  Ilahi Robbii..karena kegiatan Tadabbur Alam, SD ISLAM CIKAL HARAPAN BSD I TANGERANG  yang dilaksanakan di Bumi Mandiri Center – Sukabumi oleh siswa-siswi kelas IV telah berlangsung dengan baik, sukses dan menyenangkan.  Kegiatan ini merupakan agenda tahunan  dilaksanakan oleh SD ISLAM CIKAL HARAPAN BSD I TANGERANG  di lakasanakan dari tanggal,  27 – 29 Maret 2014 dengan Tema” GENERASI YANG TANGGUH DAN PEDULI LINGKUNGAN”. Semua kegiatan dikemas oleh team dari Bumi Mandiri Center (BMC). Mulai dari kegiatan outbound, trust game,  academic game, agro cultur diantaranya: praktek membuat briket, pemijahan ikan, membuat telur asin, menanam bunga, menanam padi, membuat anyaman dari bambu yaitu membuat kipas dan membajak sawah. Dan shalat berjamaah  lima waktu, memberikan  bantuan sosial kepada Sekolah Madrasah Diniyah Takmiliyah Muhammadiyah 5 kampung lebaksiuh Rt.o8- Rw 17 Ds. Sukamaju, Kec. Kadudampit – Sukabumi,   dan subhanallah semuanya  lancar dan 92 siswa diberi kesehatan dan kemandirian yang luar biasa  (kegiatan ini tanpa didampingi orangtua). 

  Ujar Pak Andi selaku ketua panitia kegiatan ini, banyak Ikhtibar yang dapat kami  ambil dari kegiatan ini, terutama                     dalam pembinaan sosial saling mengasihi dan menyayangi sesama teman se nasab, seiman.  Ada potensi-potensi  pada diri   siswa yang muncul dengan beragam  keunikan dan karya indah luar biasa yang harus kita asah dan arahkan agar menjadi       mutiara yang bisa membanggakan orangtua, guru dan sekolah bahkan bisa menjadi bekal mereka untuk  survive dan                 menjadi yang terbaik dalam dunia pendidikan dengan  kompetensi dan prestasi yang gemilang. (Disini siswa lebih terlihat       bakat dan kemandiriaanya ketika terlepas dari dampingan orangtua) saat kita memberikan sebuah amanah kepada anak,         dan kita mau dan  mampu menjadi pemerhati setiap perubahan & perkembangan anak serta bisa  menghargai setiap hasil       karya anak apapun itu, disitulah potensi-potensi anak yang belum  pernah terpikirkan oleh kita, telah lahir dengan luar           biasa. Semoga kegiatan ini bisa lebih memicu dan menggobarkan semangat kita semua untuk terus berkarya, berprestasi       dan menjadi laskar pendidik yang tangguh, tegas dan berkompeten. Semoga semua ini bisa bermanfaat & mendapat ridlo       Allah Swt…Aamien

FUN OUTING GMC GROUP DI BMC

??????????Fun outing GMC GROUP di BMC, tanggal 23 Februari 2014

Maksud dan tujuan di adakan kegiatan seperti ini ujar panitia dr windi adalah :

  • Semangat : Muncul karena masing-masing anggota percaya bahwa mereka memiliki kemampuan untuk menyelesaikan tugas. Makin tinggi tingkat kepercayaan mereka atas kemampuannya, makin besar pula motivasi mereka untuk menyelesaikan tugas dengan baik
  • Saling percaya : Rasa saling percaya antar sesama anggota merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki oleh setiap anggota tim, agar tim mampu bekerja secara efektif.
  • Kedekatan : Kedekatan antar anggota merupakan perasaan yang mampu menyatukan anggota secara sukarela. Suatu kelompok yang kohesif adalah kelompok yang dimiliki oleh setiap anggotanya. Mereka mempunyai tingkat loyalitas yang tinggi terhadap kelompoknya. Umumnya kelompok yang kohesif akan lebih produktif.
  • Komunikasi : Agar tim bisa berfungsi dengan baik, semua anggota harus mempunyai kemampuan untuk mengembangkan hubungan antar pribadi secara baik, bicara secara terbuka satu sama lain, memecahkan konflik yang ada, dan secara bersama menghadapi masalah. “Poor communication means no team”
  • Produktivitas : Tim seyogianya dapat menyelesaikan tugas yang tidak mungkin dilaksanakan perorangan. Melalui saling berbagi sumber daya, ketrampilan, pengetahuan, kepemimpinan, maka tim berpotensi sangat lebih efektif daripada perorangan.

MENUMBUHKAN KARAKTER BERTANI SEJAK DINI PLAY GROUP DARUTTAQWA SUKABUMI DI BMC

?????????? ??????????Mengisi liburan tidak harus bepergian ke tempat yang jauh dan mahal. Menyelami profesi orangtua sendiri ternyata bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan. Ini sekaligus melatih anak berempati akan jerih payah orangtua.

Berangkat dari hal itulah sejumlah anak – anak play group daruttaqwa, Sukabumi, Jawa Barat, turun ke sawah. Mereka belajar bertani dan membajak dengan kerbau sungguhan. Di Bumi Mandiri Center – Sukabumi.

Alat bajak yang digunakan dipasang pada dua ekor kerbau. Setelah itu mereka bersama – sama  berdiri di pematang sawah menunggu giliran naik bajak sawah. Selama membajak sawah, mereka terlihat riang. Lumpur yang kian banyak menempel di tubuh tidak mereka hiraukan. Justru makin membuat suasana bertambah seru.

Selanjutnya mereka belajar cara menanam padi, usai belajar cara menanam padi, mereka juga  belajar bagaiman menangkap ikan mas di balong. Setelah agro di sawah, baru mereka  bilas – bilas di kamar mandi untuk membersihkan badan. Baru setelah itu mereka kumpul lagi di aula untuk mengadakan penutup.

FUN OUTING PT. MUARA GRIYA LESTARI (MGL) DI BMC

??????????FUN OUTING PT. MUARA GRIYA LESTARI (MGL). Tanggal 19 Januari 2014, dalam membuka acara fun outing Bapak Budi mewakili direktur, mengemukakan harapan besarnya dengan di adakannya outbound, karena kegiatan seperti ini baru pertama ujarnya, mudah – mudahan kedepannya kami bisa kerjasama dengan baik.

Sekilas, outbound memang terkesan sebagai aktivitas santai-santai belaka. Bagaimana tidak? Habis, aktivitasnya hanya berkutat diseputar permainan yang seru dan menyenangkan. Dilakukannya pun dalam suasana santai. Namun demikian, jangan diremehkan kegiatan yang satu ini. Soalnya, dibalik image santai dan senang-senang, ada segudang manfaat yang bisa dipetik dari kegiatan outbound ini di antaranya:

1. Untuk menyegarkan jiwa (refresh)

Dunia kerja yang monoton dan kadang penuh dengan stressing menjadikan karyawan merasa jenuh dan kurang bergairah dalam bekerja. Diperlukan variasi kegiatan yang bisa kembali menyegarkan jiwa. Outbound, family gathering, dan Fun outing sangat sesuai untuk merefresh kondisi jiwa.

2. Untuk menjaga semangat belajar di manapun, kapanpun dan dari siapapun

Pengalaman dalam hidup, seringkali menjadikan kita merasa hebat dan puas dengan ilmu yang kita miliki. Hal tersebut seringkali menjadikan kita terkesan egois dan mau menang sendiri.  Hal lain yang muncul adalah enggan untuk mendengarkan masukan dan nasehat dari orang lain, terutama yang dianggap lebih rendah. Nah, dalam outbound inilah akan dimainkan beberapa skenario sehingga peserta bisa menjadi lebih rendah hati dan mau belajar dari siapapun.

3. Untuk mereview dan menanamkan kembali nilai-nilai yang sudah terlupakan (self reprogramming / self therapy)

Iman (semangat) itu naik turun. Naik karena kita berbuat baik dan kumpul dengan team yang baik. Menguat karena ilmu dan melemah karena malas mencari ilmu. Jiwa kita ini ibarat HP, yang harus dicharge supaya bisa kembali berfungsi dengan baik.

Karena rutinitas di pekerjaan seringkali menjadikan kita lupa akan nilai-nilai yang harusnya kita jaga dan tingkatkan dari waktu ke waktu, dari generasi ke generasi, seperti: kebersamaan, loyalitas, integritas, semangat, rendah hati, melayani, berbagi, kejujuran, dan lain-lain.

FUN OUTING RS. BUNUT – SUKABUMI

??????????Fun outing RS. Bunut – Sukabumi. Pada tanggal 12 Januari 2014, devisi Bedah, ketua panitia pelaksana ibu Tia menuturkan maksud dan tujuan  dengan diadakanya outbound di Bumi Mandiri Center (BMC). Terbentuknya ikatan team dan terbangunya kepercayaan diri masing-masing individu. Kegiatan  yang diselenggarakan selama  satu hari mudah – mudahan  mampu mengembangkan, mempertajam dan menyempurnakan kemampuan perilaku dan kualitas dari seorang individu dan juga rasa saling percaya dan saling pengertian antar anggota. Pelatihan outbound ini membantu untuk memunculkan ide-ide segar dan sikap yang lebih baik sehingga para perawat mampu mengevaluasi sikap kerja mereka. Membantu mereka keluar dari zona egoisme dan muncul dengan satu semangat yaitu teamwork, serta individu yang bekerja untuk kemajuan RS. bunut sukabumi. Tujuan itulah yang ingin dicapai dari program outbound  karena setiap anggota bekerjasama menuju tujuan yang lebih besar yaitu tercapainya visi dan misi rumah sakit bunut sukabumi.