Biopestisida : Memerangi Hama Tanaman dengan Ramuan dari Alam (Bag. 2)

8. Pembasmi Wereng Coklat Organik

A. Bahan
1. Estrak rimpang jeringau
2. Bawang
3. Daun sirsak

B. Komposisi
– Daun sirsak 1 genggam
– Bawang putih 20 siung
– Rimpang jeringau 1 genggam
– Deterjen/sabun colek 20 gr
– Air 20 liter
Dosis : 20liter ekstrak tersebut untuk 500m2 tanaman.
Penyemprotannya harus tepat sasaran.

C. Cara Membuat:
Daun sirsak, rimpang jaringau, dan bawang putih ditumbuk atau dihaluskan. Seluruh bahan dicampur dengan deterjen kemudian direndam dalam 20liter air selama 2 hari. Keesokan harinya larutan disaring. Setiap 1 liter larutan hasil saringan dapat diencerkan dengan 10-15liter air. Larutan pestisida ini siap digunakan untuk mengendalikan hama wereng cokelat.

9. Menanggulangi Penyakit Keriting pada Cabai Bahan
a. Brotowali satu kilogram (atau daun-daunan yang pahit)
b. Kapur 10 sendok makan,
c. Kunyit satu kilogram.

Cara Membuat:
Ketiga bahan ditumbuk dan diambil airnya lalu dicampur dengan air 30-50 liter. Bahan ini siap digunakan untuk mengendalikan penyakit keriting pada cabai. Dari Belajar dari Petani: Kumpulan Pengalaman Bertani Organik, Wangsit St. Daniel Supriyana, SPTN-HPS-Lesman-Mitra Tani)

10. Mencegah Semut pada Persemaian
A. Bahan:
– kunir satu ons,
– laos satu ons

B. Cara Membuat:
Kunir dan laos dihaluskan kemudian ditambah air secukupnya lalu disaring.

C. Cara Pemakaian:
Larutan hasil saringan dimasukkan dalam penyemprot yang sudah berisi air (10 liter), semprotkan di lahan sehari sebelum digunakan untuk menyemai tanaman dan diulang tiga hari sesudah tanaman disemai.

11. Pengendalian Ulat pada Tanaman Padi
A. Bahan
Tanaman sereh (seluruh bagian) dan air.

B. Cara Membuat:
1. Tanaman sereh (250 gram) ditumbuk sampai halus.
2. Tambahkan air secukupnya (empat gelas).
3. Saringlah agar diperoleh cairan sereh.

C. Cara Menggunakan:
1. Larutan dicampur dengan 13 liter air.
2. Semprotkan pada tanaman padi yang terserang ulat (hama putih,penggulung daun, penggerek batang).
Untuk penggerek batang satu minggu setelah dijumpai adanya telur.

12. Mengendalikan Ulat pada Tanaman Tomat, Cabai, Melon, Semangka

A. Bahan
1. Puntung rokok satu ons
2. Air tujuh liter.

B. Cara Membuat:
1. Masukkan puntung rokok dalam air.
2. Biarkan selama 4–7 hari. Saringlah agar diperoleh air larutan yang bersih.
3. Gunakan untuk mengendalikan hama yang menyerang tanaman.
4. Penyemprotan pada pagi dan sore hari.

13. Pengendalian Ulat Grayak dan Wereng

A. Bahan:
1. Daun sirsak segar 250 gram.
2.. Air ½ liter.

B. Cara Membuat :
Daun sirsak yang masih segar ditumbuk halus ditambah dengan air kemudian disaring.

C. Pemakaian:
1. Campurlah saringan air daun sirsak tersebut dengan air 14 liter
2. Semprotkan pada tanaman yang terserang hama.

14. Mengendalikan Penyakit Keriting pada Cabai

A. Bahan:
1. Abu dapur dua kilogram,
2. Tembakau ¼ kg,
3. Belerang tiga ons.
B. Cara Membuat:
1. Ketiga bahan direndam dalam air selama 3–5 hari.
2. Saring air rendaman tersebut
3. Semprotkan pada tanaman yang terkena penyakit keriting.

Cara yang lain, bisa juga dengan menaburkan secara langsung abu dapur pada tanaman yang terserang penyakit keriting.

15. Mengendalikan Hama Wereng

A. Bahan:
1. Kecubung dua butir,
2. Jenu satu kilogram.

B. Cara Membuat:
1. Kedua bahan direbus dengan air sampai mendidih.
2. Saringlah air tersebut.

C. Cara Menggunakan:
1. Setiap satu liter air rebusan dicampur dengan 16 liter air.
2. Semprotkan pada tanaman yang terserang hama wereng.

16. Mengendalikan Ulat Grayak, Ulat Lain dan Serangga

A. Bahan:
1. Segenggam daun gamal .
11. Lima liter air, 250 mg tembakau rokok ( bekas diisap).

B. Cara Membuat:
1. Segenggam pucuk daun gamal ditumbuk halus.
2. Campurlah dengan air kemudian rebus.
12. Dinginkan kemudian tambahkan tembakau dan aduklah hingga air berubah menjadi agak kehitaman/kemerahan.

C. Penggunaan:
1. Setiap 250 cc air larutan dicampur dengan air 10 liter.
2. Gunakan untuk mengendalikan hama yang menyerang tanaman.

17. Mengendalikan Hama Walangsangit

A. Bahan:
1. Brotowali satu kilogram
2. Kecubung dua butir.

B. Cara Membuat:
1. Kedua bahan tersebut direbus dengan air satu liter.
2. Air rebusan kemudian disaring.

C. Penggunaan:
1. Campurkan larutan tersebut dengan air 16 liter.
2. Gunakan untuk mengendalikan hama walangsangit yang menyerang tanaman.
3. Penyemprotan pada pagi dan sore hari.

PERLENGKAPAN

1. Gelas Ukur
2. Ember
3. Kompor kecil
4. Panci
5. Saringan Kasa
6. Botol Kecil
7. Pipet
8. Sprayer
9. Ember
10. Alu
11. Timbangan

Selamat mencoba!
(Diolah dari berbagai sumber )

About these ads

Posted on June 22, 2011, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: